Mailev otomatis menghentikan broadcast yang sedang berjalan dan memberi jeda 7 hari kalau bounce rate menyentuh 5% atau complaint rate menyentuh 0.1%, dihitung dari akumulasi seluruh broadcast dalam 7 hari terakhir.
Ini bukan error — ini proteksi supaya domain pengirimmu tidak masuk daftar blokir pihak Amazon SES©.
Kalau Anda broadcast lewat Mailev lalu tiba-tiba statusnya Failed, jangan langsung mengulang kirim. Cek dulu penyebabnya di tab Recipients pada broadcast tersebut.
Kalau penyebab kegagalannya adalah bounce atau complaint (bukan alasan lain seperti domain diblokir atau limit pengiriman harian), artinya broadcast itu kena salah satu ambang batas yang dijelaskan di bawah ini.
Kedua ambang batas di atas dihitung dari akumulasi seluruh broadcast selama 7 hari terakhir, bukan dari sekali kirim saja.
Apa itu bounce email?
Bounce adalah email broadcast yang gagal masuk ke inbox penerima. Mailev membedakan dua jenis bounce, dan keduanya sama-sama dihitung ke dalam rasio 5%.
Gagal permanen
Alamat email tidak valid, sudah tidak aktif, atau domain penerima tidak ditemukan. Email jenis ini sebaiknya dihapus dari daftar kontak.
Gagal sementara
Kotak masuk penerima penuh, server penerima sedang down, atau ukuran email terlalu besar. Bisa berhasil di pengiriman berikutnya.
Penyebab broadcast berhenti
Bounce rate 5% dan complaint rate 0.1% ini tidak dihitung ulang dari nol setiap kali broadcast baru dikirim. Keduanya diakumulasikan dari seluruh broadcast dalam 7 hari terakhir — jadi kalau broadcast beberapa hari sebelumnya sudah menyumbang banyak bounce atau complaint, broadcast hari ini bisa langsung kena batas meski baru kirim sedikit.
Bounce rate mencapai 5%
Dihitung dari jumlah email yang sudah terkirim selama 7 hari terakhir (gabungan semua broadcast), bukan dari total kontak di satu broadcast saja.
Karena dihitung dari akumulasi 7 hari terakhir, ambang batas ini bisa tercapai di tengah broadcast yang sedang berjalan — bukan cuma dari broadcast itu sendiri, tapi gabungan dengan broadcast-broadcast hari sebelumnya. Berikut simulasinya:
Simulasi akumulasi 6 hari broadcast:
*Di Day 6, broadcast baru mengirim 50 dari rencana 100 kontak ketika bounce rate kumulatif menyentuh 5%. Mailev langsung menghentikan pengiriman — 50 kontak sisanya otomatis dinyatakan failed, meski hari-hari sebelumnya rate-nya masih aman di bawah 5%.
Complaint rate mencapai 0.1%
Complaint terjadi saat penerima menandai email sebagai spam. Sama seperti bounce, rasio ini diakumulasikan dari email yang sudah terkirim selama 7 hari terakhir. Begitu complaint rate mencapai 0.1%, broadcast juga akan berhenti — meski bounce rate-nya masih di bawah 5%.
Bedanya dengan bounce, complaint biasanya tidak naik bertahap — bisa melonjak tiba-tiba kalau broadcast menyasar segmen kontak yang sudah lama tidak berinteraksi atau tidak relevan.
Simulasi akumulasi 6 hari complaint rate:
*Di Day 6, ternyata segmen yang di-broadcast adalah kontak lama yang jarang berinteraksi. Begitu 6 orang menandai spam saat baru 500 dari 2.000 kontak terkirim, complaint rate kumulatif langsung tembus 0.1%. Mailev menghentikan broadcast tersebut — 1.500 kontak sisanya otomatis dinyatakan failed, meski complaint rate hari-hari sebelumnya jauh di bawah ambang batas.
Apa yang terjadi kalau salah satu ambang batas ini tercapai
Proses broadcast yang sedang berjalan akan gagal
Pengiriman dihentikan di tengah jalan begitu bounce rate menyentuh 5% atau complaint rate menyentuh 0.1%, proses pengiriman broadcast akan terhenti, dan kontak sisanya akan dinyatakan failed.
Tidak bisa broadcast lewat Mailev selama 7 hari
Kalau tetap dipaksa broadcast selama masa jeda ini, hasilnya broadcast tersebut akan failed juga.
Cara menjaga bounce rate tetap rendah
List Anda bisa “bersih” dari kontak bermasalah lewat dua cara: dibersihkan sekaligus di awal, atau membersihkan diri sendiri pelan-pelan setiap kali broadcast. Berikut bedanya:
Cuci list sekaligus sebelum broadcast pertama.
Semua alamat email berisiko disaring sekaligus, sebelum dikirim, jadi Anda tidak perlu deg-degan menunggu bounce muncul satu per satu. Cocok terutama kalau list Anda baru diimport, atau list customer Anda yang sudah lama tidak dipakai.
Biaya cuci list: Rp 185 / email — jauh lebih murah dibanding kehilangan akses broadcast selama 7 hari penuh.
Baca cara cuci list email di Mailev →Kalau tidak sempat cuci list dulu, tenang — Mailev tetap otomatis menyaring kontak yang bounce di broadcast-broadcast berikutnya. Misalnya hari ini Anda broadcast ke 1.000 orang dan 10 di antaranya bounce, besoknya broadcast berikutnya ke list yang sama akan terkirim ke 990 orang, bukan 1.000 — 10 kontak yang bounce otomatis dilewati.
- Yang hard bounce otomatis di-exclude, tidak dikirimi lagi selamanya.
- Yang soft bounce masih dicoba dikirim lagi beberapa kali sebelum akhirnya berhasil atau dianggap gagal permanen.
Bedanya dengan Opsi 1: prosesnya bertahap, jadi selama list belum benar-benar bersih, Anda masih punya risiko kena jeda 7 hari kalau bounce rate keburu menyentuh 5%.