Customer di Scalev tidak bisa langsung dihapus selama masih punya order. Baca dulu aturannya di bawah, lalu tonton videonya, supaya proses penghapusan tidak gagal di tengah jalan.
Pahami dulu sebelum menghapus
Hapus semua order customer terlebih dahulu
Customer baru bisa dihapus kalau sudah tidak punya order sama sekali. Jadi, hapus dulu seluruh order milik customer tersebut, baru setelah itu hapus customernya.
Pastikan ordernya memang bisa dihapus
Tidak semua order bisa dihapus. Cek setiap order customer dengan aturan berikut:
Berlaku untuk semua order
-
Order dibuat sebelum tahun 2025Tidak bisa dihapus
Hanya order yang dibuat tahun 2025 ke atas yang bisa dihapus.
-
Status Completed atau ClosedTidak bisa dihapus
Order yang sudah selesai atau ditutup tidak bisa dihapus.
Kalau metode pembayarannya ePayment
-
Status Created atau PendingBisa dihapus
Order ePayment hanya bisa dihapus selama statusnya masih Created atau Pending.
-
Status selain Created atau PendingTidak bisa dihapus
Misalnya order ePayment yang sudah berstatus Confirmed.
Kalau metode pembayarannya Bank Transfer
-
Sudah Paid dan ConfirmedUbah status dulu
Ubah status ordernya secara manual menjadi Unpaid dan Pending terlebih dahulu. Setelah itu, order baru bisa dihapus.
Akses materi LMS tidak ikut terhapus
Menghapus customer tidak otomatis menghapus akses ke materi LMS yang sudah dibeli sebelumnya. Customer tersebut tetap bisa membuka materi yang pernah ia beli.
Sudah paham aturannya? Sekarang tonton caranya
Urutan singkatnya, untuk dipakai saat praktik
- Cek semua order milik customer. Pastikan tidak ada order sebelum 2025 atau yang berstatus Completed / Closed.
- Ubah status order Bank Transfer yang sudah Paid dan Confirmed menjadi Unpaid dan Pending.
- Hapus semua order milik customer tersebut.
- Hapus customernya.
Masih ada pertanyaan?
- User berbayar (Paid): chat lewat widget di pojok kanan bawah dashboard, atau hubungi VIP Support Telegram yang sudah diberikan.
- User gratis (Free): silakan bertanya lewat email ke cs@scalev.com.